November 14, 2011

Parodi Es Krim Dalam Pelukan

Sorry gue REPOST, gue nemu ini di dalem tumblr orang.
Gue suka baca-baca tulisan dia dan liatin komik dia.
Kalo mau kesana langsung silahkan klik ini.



A : “Hujan ini begitu deras, bukankah lebih baik kamu memelukku?”


B : “Dan membiarkan kamu meleleh di dalamnya (pelukku)?”


A : “Ya, aku mau itu, aku tidak ingin membeku saat aku memilikimu”


B : “Bukankah sama saja? Nanti aku juga akan pergi, dan kamu akan membeku lagi?”


A : “Bukankah aku es krim-mu?”


B : “Iya, kamu es krim termanisku”


A : “Lalu kenapa?”


B : “Entahlah, aku hanya ingin membiarkanmu membeku di sini, sampai besok saat aku mengecap manismu lagi, kamu akan menjadi es krim yang sama dengan hari ini”


A : “Kamu curang….”


B : “Mengertilah, aku tidak ingin kamu meleleh tanpa sisa hari ini”


A : ”Apa bedanya? Kalau besok datang dan kamu melelehkanku lagi?”


B : “Apa bedanya jika aku menyisakannya setiap hari?”


A : “Ukhh…aku bosan jadi es krimmu kalau begitu!”


B : “huffhh…Apakah kamu bosan meleleh di pelukku?”


A : “Ahh…kamu memang curang!”


B : ”Tidak, aku hanya bijak!”


A : “Tau kah kamu? Melelehkanku setiap hari seperti itu menyiksaku?”


B : “Tau kah kamu? Betapa aku takut jika besok kamu bukan es krim yang sama dengan hari ini?”


Ini bener-bener dalem.
Seandaikan dia masih es krim yang sama. Seandaikan "besok" itu gak ada.
Sekarang , "besok" itu pun udah terjadi dan dia bukan es krim yang sama dengan hari kemarin, hari ini, atau besok.
Dia udah bener-bener meleleh, dan dibekukan oleh pelukan lain.
Karena ini pilihan dia.